Artikel

Tips Menampilkan Website di Laman Pertama Google Bagi SEO Pemula

Siapa sih yang nggak ingin website-nya ada di laman pertama mesin pencari? Buat kamu yang suka menulis, tentu tulisanmu bisa memiliki lebih banyak impact. Buat kamu yang mempunyai bisnis, produkmu akan banyak yang membeli. 

Kok bisa? Simple, website yang muncul di laman pertama punya potensi yang lebih besar untuk diklik oleh user. Jadi, kalau website milikmu muncul di laman pertama, pastinya traffic website juga akan naik dong.

Menurut Niel Patel, 75% user nggak akan membuka halaman kedua, ketiga, dan seterusnya pada mesin pencari. Tapi, mungkin nggak sih website kamu bisa ada di laman pertama tanpa membayar? Gimana ya caranya?

Apakah tulisan yang ada di laman pertama mesin pencari itu berbayar? Jawabannya, nggak selalu! Kamu bisa memanfaatkan SEO yang bisa digunakan secara gratis. Penggunaan SEO juga bisa dipakai untuk bisnis, lho! Saat ini, banyak pelaku bisnis yang menggunakan SEO untuk menghemat biaya. Hasilnya juga sama dengan SEM (Search Engine Marketing) yang berbayar. Tapi, caranya aja yang berbeda. SEO merupakan tools untuk digital marketing organik yang dapat meningkatkan user traffic ke sebuah website. 

Jadi, gimana sih caranya website kamu bisa muncul di laman pertama mesin pencari?

Sebelum melangkah lebih jauh, kamu harus memahami bahwa yang menentukan tulisanmu dapat muncul di laman pertama adalah mesin pencari yang menggunakan algoritma tertentu. Mesin pencari, seperti Google, memiliki aturan algoritma sendiri yang akan menentukan mengapa tulisanmu pantas untuk berada di laman pertama. Jadi, goal yang harus dibuat adalah untuk membuktikan pada Google bahwa tulisanmu layak berada di laman pertama. 

Tentunya Google nggak mau sembarangan dong menampilkan tulisan yang berada di laman pertama. Maka, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui aturan yang dibuat oleh Google untuk menentukan ranking sebuah website. Aturan ini bisa terus berubah-ubah karena Google menginginkan kepuasan user. Tapi, bukan berarti kamu nggak bisa mempelajarinya dan menyerahkan semuanya pada algoritma Google. 

Selain Google, kamu juga memiliki saingan lain, yaitu orang-orang yang sudah lama bermain SEO. Bahkan idealnya sebuah perusahaan digital sudah pasti memiliki SEO Specialist untuk membantu menaikkan trafik sebuah website. Tapi, tenang dulu! Meskipun website-mu masih baru, kamu tetap bisa kok bersaing. Caranya adalah dengan fokus pada target niche dan menggunakan long-tail keywords.

Apa sih target niche? Coba deh, pikirkan, siapa target pembaca yang kamu tuju? Jika kamu menulis “Tips Diet”, apakah kamu menyasar kepada pembaca perempuan, belum menikah, dan memiliki gaya hidup sedentary? Coba lebih spesifik lagi! Berapa umurnya? Dimana tinggalnya, dan apa kebiasaan yang sering dilakukan? Semakin spesifik target yang kamu tuju, maka menunjukkan itulah target niche yang kamu miliki!

Jika kamu memiliki target spesifik untuk menulis tips diet bagi perempuan berusia 25-30 tahun yang menyukai fast food dan telah berkali-kali diet namun selalu gagal, maka kamu sudah menyaingi kompetitor. Brand besar ingin mendapatkan jenis audiens yang beragam, sehingga tips ini dapat kamu coba untuk mendatangkan traffic. Dengan menyasar target niche, tulisanmu nggak bersaing dengan banyak kompetitor.

Alih-alih menulis “Tips Diet Mudah dan Sehat”, kamu dapat membuat judul “Cara Mengatasi Keinginan Makan Fast Food yang Bikin Diet Gagal Lagi”

Lalu, bagaimana dengan tips untuk menggunakan long-tail keywords? Jika kamu membuat keyword yang sudah banyak dibuat, maka akan lebih susah bagi website-mu untuk berada di laman pertama. Kamu akan bersaing dengan kompetitor yang telah memiliki banyak website. Maka, kamu harus bertindak pintar dengan memilih keyword yang jarang dibuat, namun tetap relate dengan kontenmu.

Jangan menggunakan keyword “tips diet”, tetapi “resolusi diet tahun 2021”. Dengan membuat keyword lebih panjang, kamu sudah selangkah lebih maju daripada tulisan-tulisan yang dibuat kompetitor di tahun-tahun sebelumnya. Karena sangat mungkin bagi sebuah tulisan untuk bertahan bertahun-tahun di laman pertama Google.

Apakah hanya dengan menerapkan tips-tips tadi, otomatis website akan berada di laman pertama? Mungkin ya, tapi mungkin juga nggak. SEO Specialist yang bekerja bertahun-tahun pun masih harus terus mengetahui tren, update terhadap algoritma Google, dan mengenali konten dari kompetitor. Tetapi, nggak ada yang nggak mungkin untuk dicoba. Jika kamu ingin mencoba menjadi seorang SEO Specialist dan mulai dari nol, Jobhun punya jawabannya buat kamu! Daftar sekarang dan belajar dari ahlinya SEO untuk membuat website-mu bisa muncul di laman pertama Google!

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *