Artikel

Langkah Mudah Personal Branding dengan Microblogging

Katanya sih, sekarang udah zaman-nya mulai personal branding di media sosial? Tapi, gimana ya mulainya? Bakal awkward nggak ya pas dilihat sama teman-teman dan keluarga? Takutnya, bukannya membuat image yang bagus, malah diomongin dan nggak punya teman? Kalau kamu ngerasain hal ini, berarti postingan ini buat kamu!

Tak kenal maka tak sayang. Personal branding bakal bikin kamu lebih mudah untuk disayang. Karena dengan menampilkan dirimu di platform tertentu, orang-orang akan mendapatkan gambaran tentang kesukaan, concern, dan visi yang kamu tuju. Personal branding bikin kamu lebih gampang menemukan karier impian dan dapat memberikan influence pada banyak orang.

Tapi.. bukannya personal branding sama dengan membohongi publik ya? Apakah untuk disayang kita harus membentuk image berbohong? 

Seperti mencari jodoh, nggak semua orang bakal cocok denganmu. Tapi, menggunakan personal branding dapat menjadi salah satu cara jitu untuk membuat publik mengenal dirimu yang sesungguhnya. Bagaimana cara melakukan personal branding? Kamu bisa mulai melakukannya dengan akun media sosial yang kamu miliki! Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah menggunakan teknik microblogging untuk mengenalkan dirimu ke publik.

Salah satu prinsip melakukan personal branding yang baik adalah dengan menunjukkan dirimu yang asli. Kamu ingin dilihat sebagai siapa sih oleh banyak orang? Apakah kamu ingin dikenal sebagai Content Creator yang suka berbagi tips? Atau seorang storyteller yang memiliki bisnis? Image apapun yang ingin kamu bangun, penting banget untuk melandasinya dengan kejujuran. Sesuatu yang dikerjakan dengan jujur nggak akan menjadi blunder atau mendapatkan komentar backlash dari orang lain. Mulailah mengenalkan citra-mu dengan membuat konten microblogging yang menunjukkan siapa kamu dan tetap bermanfaat bagi orang lain. Apa saja sih contoh konten microblogging?

Kamu bisa membuat konten microblogging dengan topik apapun! Mulai dari tips memasak, tips berjualan, hingga bercerita tentang perjalanan karier-mu. Seperti namanya, microblogging sebenarnya adalah blogging yang dilakukan dengan konten lebih singkat. Nggak heran, microblogging identik dengan media sosial yang memiliki ruang terbatas untuk menulis panjang. Kalau sudah ngonten dengan jujur, kok nggak ada yang nonton sih? Tenang! Kamu hanya perlu terus berupaya dan konsisten. Percaya deh, personal branding di media sosial nggak akan berakhir sia-sia. Paling nggak, ketika orang-orang melihat kamu di media sosial, mereka mendapatkan gambaran tentang siapa kamu. Terus, pentingnya apa? Kamu bisa mendapatkan tawaran pekerjaan yang cocok, relasi yang sesuai, hingga membangun kesan yang baik pada rekan kerja. Tertarik untuk belajar microblogging bagi personal branding?

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *